9 Oktober 2010

Gelap ini (nan) Gundah Meraba

- Gelap ini (nan) Gundah Meraba -

Kan ku tuliskan teriakan kalbu sepagi ini
Kan ku ungkapkan kegundahan hari berlalu
Tentang cinta dan luka
Tentang kebencian dan segala keindahan

Gelap lalu gundahkan hatiku
Polesan gulita nyaris butakan hamba
Wahai Kekasih hati dan Nur tiada dua
Wajar sudah pujian hanya pada-Mu

Sadarkan nista adalah teguran
Meraba dalam tipuan fana semesta
Hingga tak mampu bendung hina
Tegur-Mu sadarkan aku gelap itu

Tak mengertikah engkau?

Ia telah ingatkan kita
Jangan rengkuh cinta selain cinta-Nya
Ia telah terjemahkan kalam-Nya
Dengan cinta keindahan dan luka kebencian

Dan siapakah kita tanpa cinta-Nya
Wajar sudah pujian hanya pada-Nya
Wajar sudah sujud hanya milik-Nya
Itu kiranya ungkapan gelap ini nan gundah meraba

Diantara semua kalam itu, aku tersentak!

fp'23.09.2002
Kau masih disana, Dik?

repost project
...merupakan tulisan atau artikel yang dipublikasikan kembali dari blog saya sebelumnya. beberapa perubahan mungkin telah dilakukan, tanpa merubah makna aslinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar